Documentation Index
Fetch the complete documentation index at: https://test-docs.mertani.com/llms.txt
Use this file to discover all available pages before exploring further.
Overview
Mertani adalah platform IoT berbasis cloud yang menghubungkan perangkat di lapangan (sensor & data logger) dengan sistem backend dan aplikasi eksternal melalui API berbasis REST. Sistem ini dirancang untuk memastikan data dari perangkat dapat dikumpulkan, diproses, disimpan, dan diakses secara terpusat dengan reliabilitas tinggi.Arsitektur Sistem
Mertani bekerja sebagai penghubung antara tiga komponen utama:-
Perangkat IoT (Hardware)
Sensor dan data logger yang berada di lapangan dan bertugas mengumpulkan data lingkungan. -
Backend Mertani (Processing Layer)
Infrastruktur server yang menerima, memvalidasi, memproses, dan menyimpan data ke dalam database. -
External System / Client Application
Aplikasi pihak ketiga (web/mobile) yang mengakses data melalui API Mertani.
Alur Data End-to-End
Bagaimana data bergerak dari perangkat hingga ke aplikasi eksternal:1. Data Collection (Perangkat IoT)
Perangkat (sensor + data logger) mengumpulkan data seperti:- Suhu
- Kelembaban
- Curah hujan
- Parameter lingkungan lainnya
2. Data Transmission
Perangkat mengirimkan data ke server Mertani melalui jaringan (GSM, LoRa, atau internet).Data dikirim dalam format terstruktur (biasanya JSON) dengan metadata seperti timestamp dan ID device.
3. Data Ingestion (Backend Mertani)
Backend menerima data dan melakukan:- Validasi struktur data
- Validasi identitas device
- Normalisasi format data
- Penanganan error jika data tidak valid
4. Data Processing & Storage
Setelah valid:- Data diproses (cleaning, mapping, enrichment jika diperlukan)
- Disimpan ke dalam database time-series
- Diindeks berdasarkan:
- Device ID
- Timestamp
- Parameter sensor
5. Data Exposure via API
Data yang sudah tersimpan dapat diakses melalui REST API Mertani:- Endpoint untuk data device
- Endpoint untuk data sensor
- Endpoint untuk histori data
6. Data Consumption (External System)
Aplikasi pelanggan (web/mobile):- Mengambil data melalui API
- Menampilkan dalam bentuk dashboard, grafik, atau analitik
- Tidak pernah berkomunikasi langsung dengan perangkat
Karakteristik Sistem
Beberapa karakteristik penting dari sistem Mertani:-
Decoupled Architecture
Perangkat, backend, dan aplikasi client tidak saling terikat langsung -
API-Centric
Semua akses data dilakukan melalui API -
Real-Time & Historical Data
Mendukung data terbaru dan histori -
Scalable
Dapat menangani banyak device secara bersamaan
Behavior Sistem
- Perangkat mengirim data secara otomatis sesuai interval
- Backend menyimpan data secara terpusat
- API selalu membaca dari database, bukan langsung dari device
- Perubahan atau keterlambatan device tidak mempengaruhi akses API terhadap data historis
Sistem Mertani tidak menyediakan akses langsung ke perangkat. Semua interaksi harus melalui API untuk menjaga keamanan dan konsistensi data.
Interval Data
Interval pengiriman data ditentukan oleh konfigurasi perangkat:- Umumnya: setiap 1 jam sekali
- Dapat disesuaikan tergantung kebutuhan monitoring
- Timestamp mengikuti waktu saat data dikirim dari device
- Data pada API akan tersedia sesuai interval tersebut
- Tidak semua data bersifat real-time per detik
Best Practice Integrasi
Untuk integrasi dengan API Mertani:- Gunakan polling berdasarkan interval device (misalnya setiap 1 jam)
- Hindari request berlebihan dalam waktu singkat
- Gunakan filter timestamp untuk efisiensi data
- Simpan cache jika diperlukan untuk performa